Wednesday, March 30, 2011

Open letter to....Mr.Nurdin Halid


Surat terbuka untuk bang Nurdin Halid.
Surat ini bukan satiran, parodi,sarkasme atau sindiran.Surat ini tulus dan apa adanya.

Indonesia, 29 Maret 2011 
 
Kepada Yth. Bang Nurdin Halid

Nurdin Halid (ketua umum PSSI)
“Terima kasih bang Nurdin Halid”

Bang Nurdin yang budiman, saat ini polemik mengenai PSSI sedang berkecamuk.Perang opini, perang pendapat silih berganti.Semua pihak yang berbeda pendapat, saling menyerang dan saling merasa paling benar.
Bang Nurdin yang terhormat......aku mengucapkan terima kasih kepadamu, untuk 2 (dua) hal yang berkaitan dengan situasi terkini di PSSI.Dan 2 hal ini terlihat sepertinya kontradiktif antara satu dengan yang lainnya.

Monday, March 28, 2011

Dreams....Walikukun people in every era

Perkembangan masyarakat, di kaitkan dengan perkembangan taraf ekonomi, teknologi dan informasi juga menjadi bagian yang integral bagi masyarakat desa Walikukun.
Tidak dapat di pungkiri bahwa arus perubahan baik yang bersifat lokal maupun global turut mempengaruhi pola hidup (lifestyle),kebutuhan, cara berpikir dan konsumerisme masyarakat, termasuk masyarakat desa Walikukun.Perubahan tersebut tentunya juga di tunjang oleh perbaikan dari sisi ekonomi masyarakat Walikukun.
Sepeda onthel
Memang secara umum harus di akui bahwa masyarakat Walikukun masih dalam bagian sebagai "follower" dari arus perubahan.Bukan dan belum sebagai "Trendsetter".
Tapi tidak mejadi masalah......dari pada tidak ikut dalam arus perubahan (tentunya dari sisi yang positif) sama sekali sehingga komunitas masyarakat tersebut menjadi tertinggal, tertutup dan tampak sebagai sesuatu yang aneh di masa - masa saat ini.

Melihat masa lalu saya ingin menyampaikan opini saya secara obyektif dan subyektif mengenai barang - barang yang ingin di miliki seseorang atau sebuah keluarga dari setiap era terutama di masyarakat Walikukun.Sengaja saya saya pilih 3 (tiga) macam produk saja, setidaknya hal ini dapat menjadi sebuah gambaran dari perubahan : kebutuhan,lifestyle, taraf sosial dan ekonomi, perkembangan teknologi, dan lain - lain.

Wednesday, March 2, 2011

Dahsyatnya Kekuatan "Opini"

"Public opinion is everything......
there is no greater force than the power of opinion"
                                                 - Abraham Lincoln


Tidak ada kekuatan yang lebih besar dari pada kekuatan "Opini" 
Dalam catatan sejarah, pernyataan Lincoln telah sering kali terbukti.
Tokoh hebat dunia, dengan segala reputasi dan kekuatannya telah tumbang oleh " power of opinion".
Soeharto, presiden Republik Indonesia yang telah berkuasa lebih dari 32 tahun harus turun dari kekuasaan pada tanggal 21 Mei 1998....karena desakan publik yang luar biasa.
Contoh terbaru adalah presiden Husni Mubarak dari mesir, Jendral karismatik yang ditakuti baik kawan maupun lawan politiknya dan telah berkuasa lebih dari 30 tahun, juga harus turun tahta keprisedenan pada tanggal 12 Februari 2011, setelah di demo terus menerus oleh rakyatnya lebih dari 2 minggu.
Kekuatan "opini " memang tidak diragukan lagi kedahsyatannya......

Monday, February 14, 2011

Puzzle ...... about the founding of the Walikukun Village (....maybe this is the answer)

Pernahkah teman - teman membaca novel best seller dengan judul "The Da Vinci Code", karya Dan Brown yang akhirnya di film kan dengan judul yang sama? Jalan cerita yang berliku - liku menelusuri masa lalu, mencari jawaban dari sebuah misteri dengan memecahkan code atau sandi.Cerita dalam novel dan film tersebut sangat seru dan mengalir sehingga pemirsa menjadi penasaran dan menunggu jawaban dari guntingan - guntingan puzzle yang tersaji dan terbungkus oleh selimut misteri.Robert Langdom, sebagai tokoh utama, seorang profesor dalam bidang simbology berhasil memecahkan code - code tersembunyi dengan pola deret Fibonaci dan trik - trik lainnya sesuai dengan kompetensinya di bidang sejarah dan simbology.

So...apa kaitannya dengan desa Walikukun?
Setidaknya sampai saat ini tidak ada atau belum ditemukan sebuah situs atau catatan mengenai :
Kapan desa Walikukun berdiri?
Siapa yang memberi nama desa Walikukun?

Wednesday, February 9, 2011

We are very grateful for the food today.......

"Kamu adalah apa yang kamu makan"
"Makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan"


Telur dadar...enak sekali
Beberapa ungkapan diatas memberikan penguatan tentang pentingnya "makanan" untuk kehidupan kita.Untuk tetap bisa bertahan hidup setiap orang butuh makanan.Meskipun demikian makanan jangan di jadikan segala - galanya, makanan adalah sarana untuk kita berproses dan mencapai kualitas hidup yang lebih baik.Makanan sekali lagi, adalah sarana bukan tujuan.

Terbayang 30 tahunan yang lalu, di akhir tahun 70 an, mengenai makanan.Anda yang pernah hidup dimasa itu, pasti punya kesan yang mendalam dan kuat.
Bagaimana dengan masyarakat Walikukun saat itu?
Pada umumnya masyarakat Walikukun masih dalam taraf yang susah untuk memenuhi kebutuhan makanan yang berkualiatas, cukup vitamin, protein dan gizi yang ideal.Walau tentu jauh dari kata kelaparan dan kekurangan pangan.

Friday, February 4, 2011

Hello little bro....where you come from?

Datang ke kota Jakarta......bagi pemuda dari desa seperti saya, tentu dengan niat dan cita - cita untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di kota besar.Beberapa pemuda yang "tampak" sukses setelah meratau ke Jakarta, menjadi pemicu dan obsesi bagi pemuda - pemuda lain untuk mencari sukses yang sama di Jakarta.Sudah sangat banyak pemuda dan pemudi dari Walikukun yang pergi meninggalkan desanya mencari kesuksesan hidup di Jakarta.....bagaimana hasilnya? Tentunya relatif, dan tergantung ukuran apa yang di pakai untuk kata "sukses" itu.Semoga teman - teman dari Walikukun.....menemukan kesuksesan itu, dalam arti yang sebenarnya.
Suatu ketika saat menunggu datangnya bis kota di sebuah terminal di blok M Jakarta selatan, ada sedikit pembicaraan dengan seseorang yang penampilannya rapi, tampilan orang kantoran, tentu karena saat itu masanya cari kerjaan dan lowongan, berinteraksi dengan orang - orang yang tampilannya cukup baik dan mengesankan adalah wajar, siapa tahu bisa jadi koneksi.
"Asalnya dari mana dik?" kata pemuda kantoran tadi
Monumen Suryo,di jalan Gendingan- Ngawi
"Saya dari Ngawi'
"Ngawi?"
Sepertinya nama kota sekelas "Ngawi" tampak asing ditelingannya,mungkin baru pertama kali mendengarnya....apalagi kalau aku katakan ....saya dari Walikukun....wah pasti semakin tidak jelas, dan asing sekali seperti sebuah tempat di galaksi lain saja.
Untuk memperjelas aku sebutkan nama kota lain....yang sebenarnya cukup jauh dari Walikukun.
"Saya dari Ngawi....atau mungkin lebih dikenal yaitu Madiun"
"Oooo......Madiun ya....ya...saya tahu.....Madiun tempat PKI itu tho....?